PMI Kabupaten Pasaman Barat Gelar Rakor Bidang Donor Darah

PMIPASAMANBARAT– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menggelar rapat koordinasi dengan kelompok donor darah sukarela (DDS) yang ada di daerah itu, Senin 07 Agustus 2023.

Kegiatan yang terselenggara untuk pertama kali itu, dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Bupati setempat.

Wakil Bupati sekaligus Ketua PMI Pasaman Barat, H Risnawanto SE, mengatakan rakor yang diselenggarakan itu merupakan salah satu rangkaian upaya peningkatan kualitas dan terpenuhinya stok darah bagi masyarakat.

“Kelompok DDS sebagai ujung tombak tentu sangat diapresiasi sekali peranannya, karena dengan kehadiran komunitas pendonor sukarela ini maka beban pemerintah bisa terbagi dalam bidang pelayanan kesehatan, ” ungkapnya.

Terkait terobosan yang dilakukan pemerintah kabupaten saat ini, lanjutnya, sudah dianggarkan sebesar 107 miliar lebih alokasi dana untuk pelayanan kesehatan dalam program UHC.

Dengan kata lain, jelasnya, ketika layanan kesehatan membaik maka harus diikuti juga dengan ketersediaan stok darah yang cukup dan berkualitas.

“PMI Pasaman Barat pada 2023 ini menargetkan 4000 Pendonor dan hingga akhir semester 1 ditahun ini sudah mencapai 2.105 pendonor, sesuai dengan target kita, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah PMI Pasaman Barat, dr Ramayanti, menambahkan untuk 2023 secara umum seluruh layanan sudah berjalan maksimal.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah secara berangsur telah menunjukkan peningkatan.

“Hal itu salah satunya dapat dibuktikan dengan bermunculannya kelompok donor darah sukarela baik dari unsur masyarakat, instansi pemerintah dan pihak swasta, ” sebutnya.

Untuk memberikan motivasi, lanjutnya, pada hari ini PMI Kabupaten Pasaman Barat menyerahkan piagam penghargaan bagi pelaksana donor darah terbanyak tahun 2023 dan memberikan piagam pengukuhan kelompok donor darah sukarela berbasis masyarakat.

“Penyerahan piagam pelaksanaan donor darah terbanyak diberikan kepada kelompok DDS Polres Pasaman barat dengan capaian sebanyak 65 Kantong disusul oleh Kelompok DDS LATITA(Lapas Kelas III Talu) dengan capaian sebanyak 62 kantong, ” ungkapnya.

Sementara untuk Kelompok DDS dari unsur perusahaan diraih oleh PT. Bakrie Pasaman Plantation dengan capaian sebanyak 38 kantong dan PT Bintara Tani Nusantara (BTN) dengan capaian sebanyak 35 Kantong.

Untuk Kelompok DDS berbasis masyarakat ditempati oleh kelompok Mahakarya Kampung II Kecamatan Luhak Nan Duo dengan capaian sebanyak 49 Kantong, dan Kelompok DDS Nagari Limau Purut Kecamatan Kinali sebanyak 46 Kantong.

“Rapat koordinasi ini dihadiri oleh kelompok Donor Darah aktif sebanyak 42 kelompok yang terbagi menjadi tiga yaitu kelompok DDS yang berasal dari instansi pemerintah, kelompok DDS dari perusahaan-perusahaan yang ada di Pasaman Barat, dan kelompok DDS yang berasal dari masyarakat, “tutupnya.(***)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *