
Pasaman Barat, 4 April 2025 – Tim Pertolongan Pertama (PP) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat kecelakaan yang terjadi di area wisata. Dua kejadian berbeda melibatkan korban dengan luka robek dan lecet, yang berhasil ditangani oleh tim PMI.
Kejadian pertama terjadi di Kolam Renang Mountain View Sariak, Kecamatan Luhak Nan Duo, pada pukul 13.44 WIB. Seorang pengunjung bernama Rafa usia 5 tahun asal Kecamatan Kinali yang sedang berjalan dipinggir kolam tiba-tiba terpeleset dan mengalami luka lecet dibagian jari kaki kiri. Tim PMI yang berada di lokasi langsung merespons dengan memberikan pertolongan pertama.
“Begitu mendapatkan laporan dari orang tua, tim kami segera menuju lokasi. Kami membersihkan luka korban dan memberikan pembalutan yang tepat untuk mengendalikan perdarahan,” ujar Arif Pratama Yudlis, salah satu anggota tim pertolongan pertama PMI.
Sementara itu, kejadian kedua terjadi di Waterboom Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 14.35 WIB. Seorang korban bernama Khofifah usia 4 tahun yang sedang bermain air di wahana permainan air mengalami mengalami luka di telapak tangannya akibat tersandung benda tajam. Tim PMI yang stanby dilokasi di lokasi segera memberikan penanganan untuk luka robek di tangan korban.
“Setelah memeriksa kondisi korban, kami segera menghentikan perdarahan dan membersihkan luka dengan antiseptik untuk mencegah infeksi,” kata Yunardi, salah seorang tim PP PMI. Korban yang berusia 4 tahun tersebut merasa lebih baik setelah diberi pertolongan pertama
Kepala Markasa PMI Pasaman Barat, Ridawarsa,S.TP, dilokasi lain menyampaikan, “Kami selalu berusaha untuk memberikan pertolongan yang cepat dan tepat. Kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama sangat penting, terlebih pada kasus luka robek yang berisiko mengarah pada perdarahan atau infeksi.”
Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat wisata untuk selalu berhati-hati, serta melapor segera jika terjadi kecelakaan atau insiden di area tersebut. Tim PMI Pasaman Barat terus berupaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala situasi darurat yang terjadi. ‘tutupnya
